-->

Iklan

Pentingnya Sanad Ilmu Bagi Pencari Ilmu Agama Islam

Redaksi Pelajar NU Banjarnegara
Thursday, September 19, 2019, 11:58 WIB Last Updated 2019-09-19T04:59:55Z


Di era globalisasi sekarang ini, Perkembangan Teknologi tentang informasi semakin pesat sehingga memudahkan orang untuk mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan baik ilmu agama maupun ilmu umum, Media informasi baik berupa cetak maupun elektronik sangat sarat dengan informasi, berita actual, hiburan dan lain sebagainya yang mengandung makna positif dan negative dengan tujuan membentuk opini public yang dapat mempengaruhi, atau bahkan mengubah pola pikir sikap dan perilaku seseorang. 

Jadi siapa yang menguasai media massa, dialah yang bisa menjadi pengendali dan penguasa dunia. Jalan pikiran dan sikap warga dunia bisa dikendalikan melalui pembentukan opini public. Seperti yang kita ketahui saat ini, arus informasi dunia dikuasai dan dikendalikan oleh orang yang tidak sefaham dengan ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah.

            Banyak dari kalangan muda, banyak yang memilih belajar agama melalui media elektronik khususnya internet tanpa terlebih dahulu belajar dengan ahlinya (guru) secara langsung, hal tersebut dapat menjerumuskan orang bila tidak dengan bijaksana mencerna dan mengolah informasi atau ilmu yang didapatkan. Imam Asy’ari mengatakan “ orang yang belajar ilmu agama tanpa sanad guru bagaikan orang yang mengumpulkan kayu bakar digelapnya malam, ia membawa pengikat kayu bakar yang terdapat pada ular berbisa dan ia tak tahu.”(faidhul Qadis juz 1 hal 433).

            Belajar agama tanpa sanad ilmu yang jelas, akan membahayakn bahkan menyesatkan karena kebanyakan memahami dengan sudut pandang sendiri, sebab lafad Alqur’an bisa berupa metafora, mengandung makna ganda, dan sifatnya global. Isnad sendiri dimulai dari Allah SWT di turunkan melalui malaikat terus ke nabi, tabiin, tabiut kemudian ulama sampai sekarang. 

           Jadi ketika untuk pembelajaran ilmu syar’i maka itu sangat dianjurkan sebab hukum yang dipakai akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat beserta  sanad - sanadnya.Hadsrotusyaikh Hasyim Asyari dalam kitab adabul ‘alim wal muta’alim menjelaskan salah satu adab seorang pelajar adalah jangan sekali – kali mengambil ilmu dari buku tanpa guru. 
Sebab lembaran kertas tidak bisa membimbing, sementara guru akan membimbing jika bacaan pelajar yang keliru. Sepintar apapun dan seluas apapun pengetahuan seseorang bila tidak memiliki sanad guru, maka dalam islam keilmuannya tidak sah.(Singgih/)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PUISI

+