Advertisement

Harlah CBP KPP

Memaknai hari Sumpah pemuda di Harlah CBP IPNU dan KPP IPPNU ke 55

Redaksi Pelajar NU Banjarnegara
28 Oktober, 2019, 20.34 WAT
Advertisement
Komandan Dewan Kordinasi Nasional
Corp Brigade Pembangunan, Rekan Sodikin

Pelajarnu-bara.or.id- Tanggal 28 Oktober 2019 diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Ada makna yang mendalam bagi sejarah bangsa ini dalam isi Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928 itu, yakni ikrar bertanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu: Indonesia.


Sumpah Pemuda tercetus dalam Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Namun dua tahun sebelumnya, seperti diungkap Sudiyo lewat buku Perhimpunan Indonesia sampai dengan Lahirnya Sumpah Pemuda (1989), telah dilakukan Kongres Pemuda I mulai tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 di Batavia (Jakarta).

Kongres Pemuda I atau Kerapatan Besar Pemuda dihadiri oleh perwakilan dari perhimpunan pemuda/pemudi termasuk Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Studerenden Minahasaers, Jong Bataks Bond, Pemuda Kaum Theosofi, dan masih banyak lagi.

Tanggal 28 Oktober juga menjadi hari besarnya CBP IPNU dan KPP IPPNU yang ke 55, tentu saja ini menjadi sebuah momentum bagi kader CBP IPNU dan KPP IPPNU di Nusantara agar tetap menjadi pemuda Indoneisa yang berkarakter, cerdas, transformatif, progresif, dan berakhlaqul Karimah.

Dalam pidatonya, Rekan Sodikin selaku komandan Nasional CBP menyampaikan,
55 THN kita mengabdi pada bangsa ini, 55 THN yg lalu kita berjuang melawan penjajah dalam mempertahankan persengketaan tanah  bangsa ini. Hy prajurit ashta marga ayo tunjukkan semangatmu untuk membina watak Nusa dan bangsa, pelopori orang disekitarmu.


Dalam rangka ulang tahun ke 55 tahun ini CBP IPNU KPP IPPNU berkomitmen menjaga keutuhan NKRI dengan menolak dan mengutuk pelaku TERORISISME, RADIKALISME, KORUPSI, NARKOTIKA, karena inilah musuh bangsa sapat ini. -Tegasnya
Sebagai seorang pemuda CBP dan KPP tentu diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk negara kesatuan republik Indonesia dan juga NU. (red'/dkc.bna)

TrendingMore