-->

Iklan

Jangan Ikut Organisasi.! Please, Manfaatnya Apa?

Zul
Friday, January 24, 2020, 14:39 WIB Last Updated 2020-01-24T08:02:35Z

           Perihal keorganisasian, sepertinya menarik untuk dibicarakan.
Disini aku akan sedikit membahas tentang keorganisasian. Menurutku keorganisasian itu ada dua tipe pengikutnya di negara +62 ini. Tipe anti organisasi-organisasi club dan fanatik organisasi-organisasi club. Pelajar yang anti organisasi pasti akan memegang teguh pendiriannya ketika masuk kuliah, pasti terlintas di pikiran kamu yang anti organisasi. Aku mulai  menyukai organisasi saat mengenyam pendidikan SMA di salah satu sekolah Negeri di daerah Brebes, SMA NEGERI 01 SIRAMPOG tepatnya.

kuliah aja pasti pusing, banyak tugas, gimana ceritanya ikut organisasi pasti buang-buang waktu doang. Buang uang juga karena banyak kegiatan, buang tenaga udah pasti. Mending juga jadi kupu-kupu (kuliah pulang, kuliah pulang) jadi punya waktu banyak buat mengerjakan tugas dan belajar agar bisa mencapai IPK yang tinggi.” 


       Tapi untuk yang fanatik organisasi, pasti berpikir sebaliknya, mereka berpikir akan banyak hal-hal baru yang bisa didapatkan. Ya! PENGALAMAN. Pernah mendengar dong kutipan “guru terbaik dalam hidup adalah pengalaman.”


Nah, teruntuk kita yang anti berorganisasi, coba disadari kalau di luar sama ada banyak sekali pengalaman berharga yang akan sangat dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja nanti, yang nggak akan bisa kita dapatkan kalau kita cuma jadi mahasiswa kupu-kupu. Ya, kecuali kalau kitasudah bisa mendapatkan semua pengalaman ini di dalam kelas, jadi ikut organisasi nggak penting-penting amat.

Lalu, pengalaman apa aja yang akan kitadapatkan? Simak di sini!
1. Pengalaman Menimba Ilmu yang Nggak Diajarkan di Ruang Kelas
                Ini merupakan satu kelebihan dari berorganisasi, kita akan mendapatkan ilmu dan kemampuan tentang public speaking, mengelola keuangan, skill komunikasi dan negosiasi akan kita dapatkan secara gratis lho, hanya dengan mengikuti organisasi.
Nggak cuma itu saja, masih banyak lagi hal-hal yang dapat kita miliki ketika kitabergabung dengan organisasi. Saat ikut organisasi kita memang harus mampu menyusun prioritas dan menyeimbangkan waktu organisasi, waktu kuliah, waktu istirahat dan waktu bersenang-senang, jadi kita bisa menjalani masa kuliah kita dengan menyenangkan dan nggak membosankan.

2. Pengalaman Mengatur Waktu dan Menyusun Prioritas
Kita sebenarnya bisa mengatur waktu kuliah dan berorganisasi sesuai dengan seberapa besar prioritasnya. Misalnya, kita punya tugas yang harus kita kumpulkan besok, sedangkan pada hari itu kita harus datang ke rapat organisasi. Dari kondisi tersebut, kita perlu untuk memilih salah satunya dengan cara, mencari aktifitas mana yang sangat berdampak jika ditinggalkan.

 Selama kita sekolah/kuliah dan aktif berorganisasi, hal ini akan terus berulang dan nantinya kita jadi terbiasa untuk mengatur waktu, tapi juga memaksimalkan waktu tersebut untuk memberikan yang terbaik dari usaha yang kita lakukan. Jangan sampai kita cuma buang-buang waktu untuk mengerjakan sesuatu yang hasilnya nggak maksimal!

3. Pengalaman Kepemimpinan
Dengan aktif di organisasi kita akan mendapatkan pengalaman kepemimpinan.
kita berkesempatan untuk menentukan langkah yang tepat untuk peran kita sendiri dalam organisasi tersebut, dan kita akan belajar untuk bertanggung jawab atas langkah-langkah yang kita pilih dan dampaknya pada teman-teman di dalam organisasi.

                kita juga harus bisa bersikap terbuka, toleransi dan berkompromi bareng teman-teman agar dapat bekerja sama dengan baik. Selama kita berorganisasi hal tersebut akan terus diasah sehingga ketika kita memasuki dunia kerja, kita nggak akan kaget dan akan lebih mudah untuk beradaptasi.

4. Pengalaman Belajar Memecahkan Masalah
Bukan berorganisasi namanya kalau nggak ada “drama” hehehe. Kita pasti akan menemui masalah baik dengan pihak internal mau pun eksternal. Nah, saat itulah kita dituntut untuk bekerja sama dengan tim untuk mencari solusi terbaik agar masalah dapat teratasi dengan baik juga.

 Dalam berorganisasi masalah-masalah yang ada seperti di upgrade tingkat kesulitannya, sehingga membutuhkan penyelesaian yang baik dan tepat. Dan kita perlu tahu kalau problem solving atau memecahkan masalah merupakan suatu skill yang sangat diperlukan dalam dunia kerja nanti.

5. Pengalaman Menjalin Relasi (Networking)
                Dengan berorganisasi kita akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang baru. Dengan bertemu orang-orang baru itu berarti kita akan mempunyai jaringan pertemanan yang luas, punya banyak teman untuk diajak diskusi dari berbagai sudut pandang yang berbeda, punya banyak teman juga kita dapat saling belajar dan memahami, dan yang terpenting adalah dapat membuka pikiran kita tentang suatu hal, sehingga kita dapat menjadi orang yang lebih open-minded.

Dan dari sini saya belajar memahami dari berbagai karakterinstik Perbedaan pendapat dan mencari kesamaan tujuan. ibarat pepatah kata nih ya' " Terlanjur basah, mandi sekalian" artinya jika kita sudah mencicipi yang namanya organisasi, maka jangan setengah-setengah. Ya, walaupun sebenarnya saya masih terlampau wagu. "))


Menurut Rekanita Sholehah, Organisasi itu seperti membangun sebuah rumah. 

Harus ada mandornya, bisa kita ibaratkan buat ketua adalah Mandornya, dan Anggota adalah pelaksana tugas yang udah punya tugas masing-masing dalam membangun rumah tersebut, tapi saling bekerja sama satu sama lain, kalau kerjanya individual juga pasti gak bakal jadi rumah itu. Harus ada pondasinya dan dinding, bisa kita ibaratkan visi organisasi.

ilustrasinya begini;
  • Ketua= mandor, pemberi tugas dan penanggung jawab.
  • Anggota= tukang yang punya tugasnya masing2, misalnya tukang cor, tukang kayu wkwk
  • Pondasi=visi
  • Atap= lembaga yang menaungi
  • Furnitur= untuk mewujudkan visi, berarti misi nya kan?
Kalau ga ada furnitur rumah itu ga bisa ditempati, gak bisa digunakan dengan benar. Sama kayak ga ada misi, organisasi kesulitan mencapai kegunaannya atau visi yg ingin dicapai.
Pemilik rumah= orang yang menikmati hasilnya, masyarakat misalnya

Dan ketua itu adalah pemandu. Mengiring langkah anggota mencapai visi dan melawan ego individu. Ketua itu kan mandor, mau dibikin seperti apa rumah, sebagus apa itu awalnya tergantung mandornya ngasih arahan ke bawahannya

 Terus menurutnya lagi, Organisasi adalah intruksi. Yang kalau gak patuh bisa dikenai sanksi, tapi cuma formalisasi sih, karena kadang organisasi itu sedikit aksi, lebih suka merencana dan mengumbar visi misi wkwk

Hakikat Organisasi adalah gotong royong, (terlepas dari arti dasar organisasi) orang2 biasa menyebut organisasi adalah 2 orang atau lebih yang mempunyai tujuan bersama) dan definisi lainya, banyak. Tapi sebenarnya hakikat dari organisasi adalah Gotong Royong.
Pemikiranku tentang organisasi adalah alat untuk mencapai tujuan bersama. Karena kita tidak mungkin sendiri, kita harus punya rekan atau bersama untuk melakukan hal2 baik dan atau tujuan. Nah alatnya adalah organisasi.. dimama dengan organisasi akan tercipta kolaborasi  dan harmonisasi. Dalam prosesnya harus ada komunikasi yang baik dan kesepahaman antar orang.- Tambahnya
Dan dalam prosesnya lagi kita di benturkan dengan kendala dan tantangan, untuk lolos dari hal tersebut, endingnya harus berorganisasi, gotong royong.

Jadi, gimana nih menurut kalian, penting nggak sih ikut keorganisasian?
Ayo, coba mulai sekarang ubah sudut pandang kita tentang keorganisasian. Kalau kita selama di Sekolah SMP/SMA nggak pernah ikut keorganisasian, nggak ada salahnya kok coba untuk ikut keorganisasian di kampus. Selain itu organisasi banyak banget manfaatnya. Jadi yuk gabung sekarang; ada PMII, IPM, IPNU, IPPNU, KMNU, dan masih banyak lagi tentunya.

Maka, jangan nunggu lama-lama Ya, hehe.
oh iya PAC Purwanegara mau ngadain MAKESTA Loh.kepoin yah ;)



Selamat membaca!

Jangan lupa komentar yang positif dan bagikan tulisan ini.


         Zulfikar Faza Mubina
Komentar

Tampilkan

Terkini

PUISI

+